Buku Itu Membuatnya Favorit di Grup

Aku Benci B*jingan



Aku Benci B*jingan

1

 "Ya."

"Kalau begitu, apa kamu tahu kalau sudah banyak dokter yang melihat keadaan mataku dan mereka berkata ini tidak bisa disembuhkan?"

"Karena mereka bukan aku."

Feng Linbai tertawa, gadis kecil ini, dia cukup gila.

"Kamu datang padaku tiba-tiba, hanya untuk menyembuhkan mataku?"

 "Ya."

Meskipun gadis kecil itu tiba-tiba datang kemudian berkata bahwa dia ingin menyembuhkan matanya, membuatnya sangat senang, tetapi karena ini begitu tiba-tiba, dia jadi sedikit curiga.

Jari Feng Linbai mengetuk sandaran sofa, "Bolehkah aku tahu alasannya?"

Jiang Yu cemberut, wajahnya yang cerah seketika berubah menjadi jengkel, kata-katanya pun menegaskan sikapnya, "Karena, aku benci bajingan."

Feng Linbai, "???"

Tidak pernah menyangka akan mendengar jawaban seperti itu, Feng Linbai tidak dapat menghubungkan jawaban ini dengan pertanyaan yang ia ajukan sebelumnya.

Hanya saja dia bisa mendengar keseriusan dalam kata-kata Jiang Yu, Jiang Yu tidak punya alasan untuk berbohong padanya.

Lagi pula jika Jiang Yu benar-benar ingin membohonginya, dia harus mencari alasan yang lebih masuk akal dan dapat dimengerti.

Feng Linbai terdiam beberapa saat, meskipun dia mengerti bahwa apa yang dikatakan Jiang Yu benar-benar menjadi alasannya datang ke sini, tetapi sebenarnya ... dia tidak mengerti apa artinya.

Tapi jika dia terus bertanya, dia khawatir akan terlihat sedikit... bodoh.

Feng Linbai melupakan pertanyaannya, Feng Linbai kemudian bertanya, "Bagaimana kamu akan mengobatinya? Berapa lama?"

"Kamu harus membungkuk."

Feng Linbai membungkuk, kemudian dia bisa merasakan napas gadis itu berhembus lembut di wajahnya.

Dia pun bisa mencium aroma gadis yang sepertinya tidak memiliki aroma apa-apa di tubuhnya.

Feng Linbai tiba-tiba merasa sedikit panas.

Karena dia tidak bisa melihat, indranya yang lain menjadi lebih tajam. Contohnya pada saat ini, dia bisa dengan jelas merasakan bahwa jarak antara gadis itu dengan dirinya tidak lebih dari tiga sentimeter.

Jari-jarinya yang lembut menyentuh kelopak matanya, dengan napas dingin.

Feng Linbai dapat membayangkan bahwa gadis itu sekarang sedang serius memeriksa kondisi matanya, dia sangat dekat dengannya, tampaknya sedikit lagi keduanya akan saling menyentuh satu sama lain.

Karena matanya telah buta selama bertahun-tahun, dan tidak ada yang bisa memastikan untuk menyembuhkan matanya.

Setelah mencoba banyak metode, Feng Linbai secara perlahan mengubur harapan untuk mendapatkan kembali penglihatannya.

Tiba-tiba hari ini Jiang Yu hadir di hadapannya dan berjanji untuk menyembuhkan matanya, membuat Feng Linbai memiliki secercah harapan lagi.

Jika matanya bisa melihat lagi.

Akan sangat menyenangkan karena bisa melihat seperti apa penampilannya.

Melihat mata Feng Linbai dari dekat, membuat Jiang Yu merasa lebih menyesal.

Bulu mata Feng Linbai panjang dan lebat, dan pupilnya sangat dalam, seperti obsidian yang indah, hanya dengan sekali memandang sudah bisa membuat orang tergila-gila.

Mata ini sangat indah, walaupun dia buta sekarang, tapi dia bisa membuat orang lain jatuh cinta kepadanya karena penampilannya yang luar biasa. 

Jiang Yu menghela nafas pelan.

Feng Linbai bisa menyadarinya.

Yang paling ditakuti oleh manusia adalah ketika memiliki harapan kemudian putus asa, tetapi karena kondisi psikologisnya yang kuat, Feng Linbai tidak hanya pandai mengelola emosinya, tetapi dia juga bisa mengalahkan lawannya dengan mudah.

"Apakah mataku lebih parah dari yang kamu pikirkan? Tidak masalah. Aku sudah pergi ke banyak dokter dan mereka berkata bahwa mataku tidak bisa disembuhkan. Jadi kamu tidak perlu merasa terbebani..."

"Ini bisa sembuh."

Jiang Yu memotong kalimatnya.

Khawatir Feng Linbai tidak akan mempercayainya, dan mengira dia hanya menghiburnya, Jiang Yu menambahkan, "Itu tidak sulit, tetapi aku perlu melakukan beberapa persiapan."

Feng Linbai tercengang, "Tidak... tidak sulit?"


Tip: You can use left, right, A and D keyboard keys to browse between chapters.